Tuesday, 15 May 2012

Kesamaan / kemiripan Yahudi dan Syi'ah


Kita patut prihatin perihal tragedi pembantaian di Suriah akhir-akhir ini yang berlangsung hingga sekarang merupakan sesuatu hal yang sangat memprihatinkan. Yang memakan ribuan korban jiwa dari kalangan saudara kita muslim. Pembantaian tidak lain dilakukan oleh antek iblis yang bernama Syi'ah dengan bashar al ashad sebagai dedengkot keparatnya dan yahudi sebagai otak kotornya. Masihkah syi'ah laknatullah itu disebut sebagai agama Islam sedangkan mereka membantai umat islam yang jumlahnya tidak sedikit. 


Saya prihatin kepada kalangan ulama islam khususnya di indonesia yang memfatwakan bahwa syi'ah termasuk bagian daripada islam layaknya organisasi NU, Muhammadiyah, Hisbut Tahrir, Ikhwanul Muslimin, Salafy ,dan sebagainya. Saya tidak tahu apakah karena mereka tidak tahu atau memang membela aliran sesat ini.  Padahal prilaku mereka sangat jauh dari ajaran islam bahkan lebih sesat daripada kaum yahudi sekalipun. Karena syi'ah ini hakikatnya adalah produk setan yang tokohnya bernama abdullah bin saba' seorang yahudi munafiq yang pura-pura masuk islam tapi tujuannya menghancurkan islam. 


Memang jika kita melihat secara sekilas Syi'ah ini melakukan ritual sholat dan puasa dan lainnya layaknya  orang muslim melakukan ibadah. Padahal dalam segi akidah mereka itu jauh tersesat daripada agama yang lurus (islam) ini. Syi'ah hakikatnya adalah agama imitasi  yang mengaku bagian dari islam padahal jika kita tinjau lebih jauh ternyata akidah mereka lebih mirip akidah orang yahudi bahkan lebih parah daripada akidah yahudi atau nasrani.  Ibaratnya kalau yahudi itu adalah ayah sedangkan syi'ah ini adalah anaknya. biasanya kalau Induknya kurang ajar tentunya anaknya lebih bajingan lagi. Untuk lebih jelasnya mari kita simak kajian tentang kesamaan akidah syi'ah dan yahudi ini :

1. Yahudi telah mengubah-ubah Taurat, begitu pula Syiah, mereka punya Al-Qur’an hasil 'kerajinan tangan' mereka yakni dinamakan “Mushaf Fathimah” yang tebalnya 3 kali Al-Qur’an kaum Muslimin. Mereka menganggap ayat Al-Qur’an yang diturunkan berjumlah 17.000 ayat, dan menuduh sahabat menghapus sepuluh ribu ayat lebih. Kita tak tahu apa isinya al-Qur'an imitasi buatan mereka karena al-Qur'an yang sebenarnya kurang lebih hanya terdiri 6666 ayat  sedangkan yang 10 ribuan ayat lainnya barangkali ayat-ayat setan yang mereka buat dengan ide-ide 'kreatif' yang bodoh.

2. Yahudi menuduh Maryam yang suci berzina (QS. Maryam: 28), Syiah melakukan hal yang sama terhadap istri Rasulullah saw (‘Aisyah radhiallahu ‘anhu) sebagaimana yang diungkapkan Al-Qummi (pembesar Syiah) dalamTafsir Al-Qummi (II/34).

3. Yahudi mengatakan, “Kami tidak akan disentuh oleh api neraka melainkan hanya beberapa hari saja.” (QS. Al-Baqarah: 80). Syiah lebih dahsyat lagi dengan mengatakan, “Api neraka telah diharamkan membakar setiap orang Syiah”, sebagaimana tercantum dalam kitab mereka yang dianggap suci Fashl Kitab (hal.157).

4. Yahudi meyakini, Allah mengetahui sesuatu setelah terjadinya sesuatu itu padahal Allah tadinya tidak tahu, begitu juga dengan Syiah. Orang-orang Syiah menyebutnya sebagai akidah al bada’ (katanya Allah mempunyai kelemahan / kebodohan, naudzubillah). kata mereka "Seseorang belum dianggap beribadah kepada Allah sedikit pun, hingga ia mengakui adanya sifat bada’ bagi Allah." (Ushulul Kafi fi Kitabit Tauhid: 1/331). Bayangkan, mereka menisbahkan kebodohan kepada Allah yang telah berfirman, "Katakanlah, "Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib kecuali Allah." (QS. An-Naml: 65).

Sementara di sisi lain, mereka berkeyakinan bahwa para imam mereka mengetahui segala ilmu pengetahuan dan tak ada sedikit pun yang samar baginya. Al Kulaini, seorang ulama paling terpercaya di kalangan Syiah berkata di dalam bukunya, "Bab bahwa para imam mengetahui ilmu yang telah dan akan terjadi, dan tidak ada sesuatu apa pun yang tersembunyi bagi mereka." (Al Kafi: 1/261).


Bukankah artinya mereka telah mengganti Imam mereka sebagai tuhan selain Allah.?? masihkah anda percaya kalau mereka itu orang islam?

5. Yahudi berkata “Tidak layak (tidak sah) kerajaan itu melainkan di tangan keluarga Daud.” Syiah berkata, ”Tidak layak Imamah itu melainkan pada Ali dan keturunannya.”

6. Yahudi menghalalkan darah setiap muslim. Demikian pula Syiah, mereka menghalalkan darah Ahlussunnah/Sunni. Oleh karena itu tragedi pembantaian disuriah adalah tidak lepas dari keyakinan bodoh seperti ini.

7. Yahudi tidak menetapkan adanya jihad hingga Allah mengutus Dajjal. Syiah Rafidhah mengatakan,”Tidak ada jihad hingga Allah mengutus Imam Mahdi datang.”

8. Orang-orang Yahudi memberikan kepemimpinan kepada anak keturunan Nabi Harun as., bukan keturunan Nabi Musa as. Demikian pula orang-orang Syiah, mereka memberikan kepemimpinan kepada keturunan Al Husein ra., bukan Al Hasan ra.

Dalam riwayat orang-orang Syiah disebutkan, dari Hisyam bin Salim, dia berkata, “Aku berkata kepada Ash-Shadiq Ja’far bin Muhammad—‘alaihimas salam, manakah yang lebih utama Al Hasan atau Al Husein?” Maka dia berkata, “Al Hasan lebih utama dari Husein.” Aku berkata, “Lalu bagaimana bisa imamah setelah Al Husein ditampuk keturunan Al Husein, bukan keturunan Al Hasan?” Maka Ja’far berkata, “Sesungguhnya Allah—Tabaraka wa Ta’ala—menyukai jika sunnah Musa dan Harun berlaku kepada Al Hasan dan Al Husein—‘alaihimas salam. Apakah engkau tidak melihat bahwasanya Musa dan Harun itu keduanya adalah nabi? Demikian pula Al Hasan dan Al Husein, keduanya adalah imam. Tapi, Allah swt menjadikan nubuwwah bagi keturunan Harun, bukan Musa, walaupun Musa lebih afdhal dari Harun—‘alaihimas salam.

9. Syiah Imamiyah menetapkan 12 imam mereka untuk menyerupai jumlah pemimpin dari kalangan Bani Israil, sebagaimana disebutkan dalam surat Al Maidah ayat12
Allah  telah menyindir mereka dalam surat al-maidah  yang memang tidak hanya kebetulan disebutkan dalam ayat yang keduabelas yang berbunyi :
"Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israel dan telah Kami angkat di antara mereka dua belas orang pemimpin dan Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan salat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menghapus dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai. Maka barang siapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus". (Al-maidah ayat 12)

10. Orang-orang Yahudi membenci Jibril. Mereka mengatakan bahwa Jibril adalah musuh kita dari kalangan malaikat. Adapun Syiah berkata, Jibril telah keliru dalam menyampaikan wahyu kepada Rasulullah saw. Mereka juga berkata, “Sesungguhnya Jibril as telah berkhianat ketika menyampaikan wahyu kepada Muhammad saw, padahal sepantasnya dan yang lebih berhak adalah Ali bin Abi Thalib ra”

Inilah Syiah, bagaimana bisa mereka menuduh Jibrilu berkhianat, padahal Allah I telah menyifatinya dengan al amin (yang dapat dipercaya) dalam firman-Nya, “Yang dibawa turun oleh ar-Ruh al Amin (Jibril).” (QS. As-Syu’ara: 193).

11. Yahudi sangat keras memusuhi kaum Muslimin, firman Allah SWT, artinya:“Pasti kamu akan dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS. Al Maidah: 82). Demikian pula dengan orang-orang Syiah, sangat memusuhi ahlus sunnah waljamaah , bahkan menganggap mereka sebagai najis.

12. Yahudi dan Syiah, keduanya tidak bersifat adil dalam memberikan kecintaan dan kebencian. Di satu sisi, Yahudi bersifat ghuluw terhadap sebagian nabi dan orang-orang shaleh mereka. Mereka menempatkannya sebagai sembahan yang diagungkan. Seperti perkataan mereka yang dikutip dalam al Qur’an, “’Uzair anak Allah.” (Qs. At-Taubah: 30). Namun di sisi lain, mereka mencela sebagian nabi dan menuduh mereka sebagai penjahat. Demikian pula dengan Syiah, Anda melihat mereka berlebih-lebihan mengagungkan Ali ra. dan sebagian keturunan beliau, bahkan menempatkan mereka sebagai sembahan dan berkeyakinan bahwa Allah SWT bersatu dalam dzat mereka (mirip keyakinan tasawwuf). Namun di sisi lain, mereka mencela sahabat dan kaum Muslimin. Menuduh mereka munafik dan kafir.

Meski banyak memiliki persamaan, Yahudi dan Nasrani telah selangkah lebih maju dari Syiah dalam hal etika. Ketika orang-orang Yahudi ditanya, “Siapa penganut terbaik agama kalian?” Mereka menjawab, “Sahabat-sahabat Musa.” Orang-orang Nashrani pun ditanya dengan pertanyaan yang sama, jawaban mereka, “ Para penolong ‘Isa.” Dan ketika orang-orang Syiah ditanya, “Siapa pengikut paling durhaka dari agama kalian?” Mereka menjawab, “Sahabat-sahabat Muhammad.”

Bagi mereka firman Allah I, artinya: “Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Kitab (Taurat)? Mereka percaya kepada Jibt dan Thagut, dan mengatakan kepada orang-orang kafir, bahwa mereka itu lebih benar jalannya daripada orang-orang yang beriman. Mereka itulah orang-orang yang dilaknat Allah. Dan barangsiapa dilaknat Allah, niscaya engkau tidak akan mendapatkan penolong baginya.” (QS. An-Nisaa’: 51-52).


Wallahu'alam



Referensi : Al Fikrah No. 20 Tahun X/28 Jumada al Akhirah 1430 H 

Monday, 14 May 2012

Tafsir surat al-ikhlas



Surah Al-Ikhlas (Arab:الإخلاص, "Memurnikan Keesaan Allah") adalah surah ke-112 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 4 ayat dan pokok isinya adalah menegaskan keesaan Allah sembari menolak segala bentuk penyekutuan terhadap-Nya. Kalimat inti dari surah ini, "Allahu ahad, Allahus shamad" (Allah Maha Esa, Allah tempat bergantung), sering muncul dalam uang dinar emas pada zaman Kekhalifahan dahulu. Sehingga, kadang kala kalimat ini dianggap sebagai slogan negara Khilafah Islamiyah, bersama dengan dua kalimat Syahadat.

Berikut Tafsirnya klik untuk mendownload e-book ini


 

Mutiara Nasehat 121-130



بِسْÙ…ِ اللَّÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيمِ


Kata mutiara nasehat ini Terinspirasi dari mutiara Qur'an , hadits dan perkataan ulama. jika ada yang salah mohon dimaafkan yang sebesar-besarnya. Tujuan kami hanyalah semakin mempermudah pemahaman kita dalam mempelajari ajaran agama islam. semoga bermanfaat amiien

121. Pinter kok keblinger


"Jangan mencari ilmu yang lain sebelum menjiwai (paham dengan sungguh-sungguh) ilmu yang baru saja dipelajari". Karena kebanyakan ilmu tapi tidak paham hanyalah menjadikan pinter tapi keblinger ". (ashabul muslimin)


122. Mengidolakan manusia karena topengnya


"orang yang mengidolakan manusia karena rupanya, hartanya karena kedudukannya maka seakan-akan dia merelakan mukanya diinjak-injak oleh orang yang diidolakan, tapi mengidolakan manusia karena akhlaqnya dan agamanya yang lurus maka dia  sedang belajar ilmu hikmah (keteladanan)" (syair ashabul muslimin)


123. Fasiq dan kufur


“Seorang sudah bisa dikatakan sebagai seorang yang fasiq jika mulutnya rajin mengumpat dan secara dhohirnya tidak sesuai dengan batin. dan sudah bisa dikatakan kufur jika menyakiti sesama muslim (bahkan sampai membunuh) dan kufur adalah  menolak syari'at islam meskipun  mengaku islam  dan kafir adalah mengingkari islam secara keseluruhan" (ashabul muslimin)


124. Ilmu tak sekedar menghafal


"ilmu bukan sekedar hafalan tapi lebih utama pengamalan. Lalu apa bedanya otak manusia dengan memori komputer (hardisk atau flash disk) jika ilmu cuman sekedar hafalan (disimpan)".
"padahal otak komputer sekarang justru jauh lebih hebat daripada otak manusia dari segi penyimpanan data".

(ashabul muslimin)


125. Serasi tak harus sama


"Serasi tak harus sama, Justru karena perbedaan segala sesuatu jadi serasi dan harmoni, Seperti layaknya permainan musik. coba bayangkan bila nada semua intrument music sama semua iramanya , pasti tak akan dibilang sebuah "seni". Begitu pula dengan pria dan wanita semua sudah ada kodratnya masing-masing. Akan serasi bila tugas dan kewajiban sesuai gender. bila "menyetarakan" gender dengan dalih "emansipasi" justru itu perbuatan yang akan menyulitkan dan mengacaukan keserasian hidup, dan anda mungkin akan melihat sesuatu yang serba terbalik" (ashabul muslimin)


126. jangan mencela


"Menejelek-njelekan sesama muslim sama saja menjelek-njelekan diri sendiri. maka jika anda merasa lebih pandai dan lebih baik janganlah mengumbar mulut dengan merendahkan orang lain. secara tidak sadar anda telah menyombongkan diri karena merasa lebih baik daripada yang lain, sayang sekali walaupun jikalau memang anda termasuk benar namun disertai kesombongan hal itu pasti lebih buruk akibatnya. Maka bukankah sudah dikatakan oleh rasulullah " takan masuk surga orang sombong meskipun sebesar biji sawi". silahkan anda punya ilmu setinggi langit tapi jangan lupa kalau anda akan kembali ketanah (mati)" (ashabul muslimin)



127. melihat orang lain ...

"Melihat orang lain terkena akibat daripada perbuatannya jangan anda menertawakan, justru anda harus bersedih karena barangkali hal itu bisa menimpa kita sendiri. karena Allah tidak senang kepada orang yang menertawakan kesusahan orang lain."(ashabul muslimin)


128. Kunci surga adaah..


"Kunci surga adalah tauhid. Kunci Tauhid adalah tercantum dalam surat al-Ikhlas (ajaran meng-Esakan Allah SWT)".(ashabul muslimin)





129. Islam itu mudah namun jangan menganggap sepele


"Islam ini agama yang mudah. Akan mempersulit orang yang berlebihan dan orang yang menyepelekan"(ashabul muslimin)


130. Sedekah satu berbanding ilmu seribu


"sedekah satu lebih utama daripada ilmu seribu. Karena sedekah akan berbuah pahala dan bahkan semakin berlipat banyak (sedekah jariyah). sedangkan ilmu tidak berpahala kecuali diamalkan dan diajarkan kepada orang lain"

"Sedekah tak harus dengan harta karena nasehat yang baik itu juga sedekah"

(ashabul muslimin)



Mutiara Nasehat No. 111-120

بِسْÙ…ِ اللَّÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيمِ


Kata mutiara nasehat ini Terinspirasi dari mutiara Qur'an , hadits dan perkataan ulama. jika ada yang salah mohon dimaafkan yang sebesar-besarnya. Tujuan kami hanyalah semakin mempermudah pemahaman kita dalam mempelajari ajaran agama islam. semoga bermanfaat amiien.




111. Siapakah yang kuat 
“Manusia yang kuat adalah manusia yang bisa mengalahkan keinginannnya (mengalahkan godaaan) dari kesenangan dunia kepada wanita, harta, anaknya, perhiasannya dan lainnya (hidup sederhana tidak silau dengan dunia) demi tercapainya keinginannya bertemu Tuhannya (diakhirat) “(Ashabul_Muslimin)

112. Ilmu tanpa amal 
“Ilmu itu diperoleh dari pengalaman dan menuntut pengamalan, Ilmu banyak tanpa pengamalan seperti memasukkan sesuatu kekeranjang yang berlubang (tidak berarti apapun), dan merupakan hal yang amat sia-sia”(Ashabul_Muslimin)

113. Tak usah berbangga diri
“tak usah berbangga dengan kelebihanmu dan ilmumu, karena sebesar apapun kelebihanmu takkan mampu menciptakan makhluk kecil seekor nyamukpun”(ashabul_muslimin)

114. Hakikat pandai
"Jika anda ingin melihat kepandaian sesorang maka jangan lihat hafalan ilmunya yang banyak. Tapi kepandaian seseorang yang sejati adalah nampak dari caranya mengamalkan ilmunya. Karena tak ada amal (diterima) tanpa ilmu dan tak ada ilmu (bermanfaat) tanpa amal". (ashabul MUslimin)

115. keimanan dan kekayaan
"Cukuplah Keimanan sebagai kekayaan paling banyak dan cukuplah kematian dan hari kiamat sebagai Penasehat paling baik".(Ashabul Muslimin dari hadits nabi)

116. Tawakal
"Tak ada perubahan tanpa tawakal tak ada kepandaian tanpa belajar" (ashabul muslimin)

117. Ciri munafiq
"Waspadai ciri kemunafikan. yaitu bersikap baik dihadapan orang dan bersikap buruk dibelakang orang, Karena mengerjakan amal bukan untuk mendapatkan pahala tapi beramal untuk dipuji manusia".(Ashabul Muslimin)

118. Ibadah terbaik
"Ibadah yang terbaik adalah menjaga mulut dan menjaga kemaluan. Karena nabi telah mengatakan kebanyakan manusia terjerumus keneraka adalah ulah mulut dan kemaluannya".(Ashabul Muslimin dari hadits)

119. Nasehati dirimu sebelum...
"Nasehatilah dirimu sebelum nasehat tidak berguna lagi bagimu (yaitu setelah datangnya kematian)" (ashabul muslimin)

120.  Yang terbaik
"Kekayaan yang terbanyak adalah syukur, usaha paling berhasil adalah sabar, kebahagiaan paling banyak adalah Qona'ah (menerima apa adanya karunia-Nya) "(Ashabul Muslimin)






Mutiara Nasehat No. 101-110

بِسْÙ…ِ اللَّÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيمِ


Kata mutiara nasehat ini Terinspirasi dari mutiara Qur'an , hadits dan perkataan ulama. jika ada yang salah mohon dimaafkan yang sebesar-besarnya. Tujuan kami hanyalah semakin mempermudah pemahaman kita dalam mempelajari ajaran agama islam. semoga bermanfaat amiien. 




101.   Pengejar dunia
“Manusia yang ambisi dunia rela mengorbankan apa saja demi dunia bahkan agamanya, akan tetapi dunia itu semakin dikejar semakin menyulitkan pendambanya sampai lupa bahwa dia akan kembali kepada-Nya, lagipula hanya kesenangan sementara lagi semu justru derita yang didapat dan rugi diakhirat”
(Ashabul_Muslimin)

102.  Semakin dikejar semakin menjauh 
  “janganlah kau mengejar dan mengharapkan balasan kesenanangan didunia karena semakin dikejar semakin menjauhkankanmu dari bahagia dan tak ada sekecil manfaatpun kamu berlomba-lomba mencari kehidupan didunia melainkan kesengsaraan diakhirat”(Ashabul_Muslimin)

103.perkataan harus sesuai perbuatan
    “Perbaiki sikap sebelum berbicara, banyak bicara banyak dosa, diancam neraka”
(Ashabul_Muslimin)

104. Bicara manfaat   
“Lebih baik sekikit bicara tapi bermanfaat, daripada banyak bicara hanya sia-sia”.
"Karena banyak bicara banyak salahnya, banyak salahnya banyak dosanya".
(Ashabul_Muslimin)

105.   Manja
“Orang yang selalu memanjakan dirinya (tidak mau berusaha keras) hanya akan memperlemah kekuatan fisik dan kekuatan pikirannya”
(Ashabul_muslimin)

106. Riya 
   “Riya memakan amal seseorang seperti api memakan daun kering , tapi orang yang riya’ tadi tidak merasa kalau semua amalnya hilang karena ulah lidahnya sendiri (suka membeberkan kepada orang lain)”(Ashabul_muslimin)

107.  Kesombongan
  “Kesombongan menghancurkan amal, dijauhi orang, melemahkan akal pikiran, menimbulkan penyakit hati lain Dan dosa paling besar kepada Allah SWT” (Ashabul_muslimin)

108.   kesombongan
“Tak ada tempat berpijak dilangit dan dibumi (sangat dibenci Allah SWT) bagi orang sombong (bangga dengan kelebihannya)”(Ashabul_Muslimin )

109.  berlomba-lomba mengumpulkan harta
  “Mengumpulkan harta benda dunia adalah seperti meminum air laut (air asin) semakin diminum semakin haus (semakin berusaha semakin kurang ) dan tak ada rasa segar sedikitpun (tak ada rasa bahagia sedikitpun) dan sifat rakus akan mengendalikannya, akhirnya kerugian kekal yang didapat, inilah permainan dunia, semakin kita bermain (berlomba-lomba dalam kemegahan dunia) semakin kita dipermainkan hingga lupa tujuan”
(Ashabul_muslimin)

110. Penderitaan 
“Penderitaan (kesulitan hidup didunia) akan membuatmu sadar akan kehidupan, lebih dewasa, timbul rasa kepedulian, dan memperluas jalan pikiran , maka janganlah kamu takut penderitaan dunia karena hanya sementara, dan penderitaan akhirat itu kekal, sebagai balasan bagi manusia yang hanya mementingkan kesenangan sesaat dan melupakan akhirat”(Ashabul_muslimin)





Saturday, 12 May 2012

Mutiara Nasehat No. 91-100

بِسْÙ…ِ اللَّÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيمِ


Kata mutiara nasehat ini Terinspirasi dari mutiara Qur'an , hadits dan perkataan ulama. jika ada yang salah mohon dimaafkan yang sebesar-besarnya. Tujuan kami hanyalah semakin mempermudah pemahaman kita dalam mempelajari ajaran agama islam. semoga bermanfaat amiien.


91. Setan membuat lingkaran sistem

“Sistem setan berbentuk lingkaran. Maka jangan sampai coba-coba (penasaran) memasuki lingkaran setan bila kau tidak ingin berputar-putar terus dalam lingkaran itu dan kehilangan arah (tujuan hidup)”. 

"Lingkaran disini adalah saling keterkaitannya sebuah sistem / doktrin yang dibuat iblis dan pengikutnya untuk menyesatkan manusia. Kesesatan satu akan merembet kedalam kesesatan yang lainnya bila dibiarkan". Dan akan terus berputar-putar dari kesesatan satu kedalam kesesatan lainnya sampai manusia benar-benar binasa".

"Misalnya menolak hukum islam tidak saja membuat sistem negara amburadul tapi juga merembet membuat moral bangsa amburadul dan tata sosial yang berantakan". Moral yang amburadul pasti akan tidak mengenal apa itu sya'riat islam dan apa itu kedamaian".

(ashabul muslimin)

92. Jangan mendekati lubang

“Jangan dekat-dekat lubang jika tidak ingin terperosok. Jangan dekat-dekat (akrab) dengan orang kafir bila tidak ingin ketularan kafir.!!!”.

(Ashabul muslimin)

93. Buatkan dasar sebelum membuat puncak

“Sebelum anda membuat puncak bangunan yang tinggi, maka buatlah dasar yang kuat agar bangunan tidak runtuh. Sebelum anda mendalami ilmu agama lebih jauh maka pelajari dasar agama dulu dengan baik (ilmu tauhid) supaya keimanan tidak mudah goyah”.
(ashabul muslimin)

94. Sifat Iblis = congkak bin pembangkang

“Sejak pertama iblis itu makhluk pembangkang dan sombong. Pastilah ajaran-ajaran dan produk dari iblis mengajari membangkang kepada Allah dan menyombongkan diri diatas dunia”. 

(ashabul muslimin)

95.  jangan menganggap segala pemikiranmu benar

“Seseorang yang suka mengagung-agungkan akalnya (menyembah akal) yang serba terbatas itu hakikatnya sedang dibudak setan . Karena setan telah membuat apa yang dipikirkan serba benar dan akhirnya tidak mau mengikuti Petunjuk dari Tuhan (Allah) darimanapun juga. Tidak mau ambil pusing dan lebih memilih kesesatan akalnya”.

(Ashabul muslimin)

96. Yang selamat dari tipudaya iblis

“Tiada orang yang selamat daripada tipudaya iblis melainkan orang yang ikhlas kepada Allah. Yaitu orang yang benar-benar bersungguh mengamalkan ajaran Rasulullah tanpa mengharap imbalan pujian atau materi dan menjauhi segala larangan-larangan dengan kesadaran diri.”

(ashabul muslimin disarikan dari Qur’an)

97. 6 cara setan menggoda manusia

“ada 6 cara setan menjerumuskan manusia keneraka yaitu :

Tujuan utama syaiton menggoda manusia adalah untuk membuat manusia berbuat syirik dan murtad.

Jika tidak berhasil maka setan akan membuat manusia berbuat amalan sia-sia (walaupun kelihatan baik).

Jika tidak bisa maka setan akan menggoda manusia untuk melakukan dosa besar.

Jika tidak berhasil maka setan akan menggodanya untuk melakukan dosa-dosa kecil dan meremehkannya (tidak bertobat).

Jika tidak bisa maka setan akan menggodanya untuk menyibukan diri dengan hal yang mubah sehingga lalai kewajiban.

Jika tidak bisa juga maka setan akan menggodanya untuk melakukan amalan yang sedikit pahalanya sehingga melupakan amalan yang lebih besar pahalanya.

Jika tidak bisa juga maka setan akan menyerah karena seorang hamba sudah mencapai tingkatan mukhlisin (orang ikhlas)”.

“Jika manusia meremehkan dosa-dosa (tidak bertobat) maka akan berlanjut ketingkatan dosa lebih tinggi dan berakhir pada amalan syirik. Maka tak sepantasnya seorang muslim meremehkan dosa karena ibarat “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit (dosa)”.

(ashabul muslimin dari kitab Madakhilus Syaithon ‘alas shalihin)

98. 12 tempat setan nongkrong

“Ada 12 Tempat bersemayamnya setan (jin) yaitu :
1. Tempat peristirahatan unta.
2. Tempat buang air besar dan kecil
3. Lembah-lembah.
4. Tempat sampah dan kotoran.
5. Pekuburan.
6. Tempat yang telah rusak dan kosong.
7. Lautan
8. Celah-celah di bukit.
9. Tempat-tempat kesyirikan, bid’ah dan kemaksiatan
10.Rumah-rumah yang di dalamnya dilakukan kemaksiatan
11.Pasar-pasar

(Ashabul muslimin dari hadits nabi)

99. Tawassul dengan Asma'ul Husna

“Allah SWT mempunyai 99 nama yang tercantum dalam al-Qur’an. Maka salah satu sebab terkabulnya do’a adalah dengan memuji-Nya. Maka pergunakan nama-nama itu untuk berdo’a meminta segala sesuatu InsyaAllah mustajab”.

(Ashabul muslimin)

100. 4 Cara tawassul yang sah 

“Hanya ada 4 Tawassul (perantara terkabulnya do’a)  yang sah sesuai ajaran Qur’an dan Rasul yaitu :

“Tawassul dengan Asma’ul Husna (dengan memuji-Nya)”

“Tawassul kepada Allah dengan amal kebaikanya yang sudah berlalu”

“Tawassul dengan Amal Shalih (yang baru saja dikerjakan)”

“Tawassul dengan (memintakan) Doa orang shalih yang masih hidup”

Selain tawassul dengan cara itu maka waspadalah!. Karena bisa jadi memuat ajaran syirik dan kesesatan”.

(Ashabul muslimin disarikan hadits dan Qur’an)






Mutiara Nasehat N0. 81-90

بِسْÙ…ِ اللَّÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيمِ


Kata mutiara nasehat ini Terinspirasi dari mutiara Qur'an , hadits dan perkataan ulama. jika ada yang salah mohon dimaafkan yang sebesar-besarnya. Tujuan kami hanyalah semakin mempermudah pemahaman kita dalam mempelajari ajaran agama islam. semoga bermanfaat amiien.



81. Salah satu jalur ke surga

“Menuntut ilmu (agama) merupakan salah satu jalan menuju surga”
(Ashabul muslimin dari hadits nabi)

82. Nasab tak menjamin nasib

“Nasab tidak menjamin nasib, nasib tidak menjamin nasab. Maka jangan membangga-banggakan kesalihan keturunannya namun contohlah kesalihan keturunannya, karena petunjuk dari Allah itu diperoleh dengan tawakal bukan dengan kebanggaan semata”.

(ashabul muslimin dari hadits nabi)

83. Siapakah Wali Allah?

“Wali Allah adalah setiap orang beriman kepada Allah. Kemuliaan kedudukan disisi-Nya tergantung ketakwaannya”.

(ashabul muslimin dari hadits nabi)

84. 4 hal perbuatan dosa yang diampuni

“Allah tidak mengampuni dosa kecuali 4 hal : dosa yang tidak disengaja, karena lupa , karena dipaksa, dan dosa yang disengaja namun diiringi taubat nasuha”.
(ashabul muslimin dari hadits nabi)

85. Manfaat kesempatan sebelum datang kesempitan

“manfaatkan usia muda sebelum datang usia tua. Karena waktu takkan pernah mundur dan ibarat muda waktu menanam dan tua adalah waktu memanen. Maka akan menyesal orang yang menyia-nyiakan masa mudanya untuk hal yang sia-sia sehingga masa tuanya hidup menderita”.

"Sesal tak mengubah nasib. Hanya menambah derita dan luka dalam hati".

(ashabul muslimin dari hadits nabi)

86. makna matahari terbit dari barat

“Takan berakhir zaman sebelum matahari terbit dari barat. Karena umatnya telah membuang pedoman dari timur (petunjuk dari Rasulullah) dan lebih memilih berkiblat kearah barat (meniru budaya barat yang serba glamour, kerusakan moral , ateis dan individualisme.”

(ashabul muslimin)

87. Pintu zina yang terlebar

“Zina takkan terjadi bila tidak diawali dengan pendekatan. Dan pendekatan zina paling besar adalah yang dinamakan dengan khalwat / berduaan ditempat sepi (pacaran)”.

(ashabul muslimin)

88. Jagalah pandangan sebelum terkena racun hati

“Jagalah pandanganmu. Karena pandangan adalah anak panah iblis. Jika kau memperturutkannya maka kau telah terkena panah beracun yang menyebabkan hatimu rusak. Jika kau mampu menahan pandangan (dari yang haram) maka kau telah urung dari sasaran tembakan iblis”.

(ashabul muslimin dari hadits nabi)

89. Fitrah manusia adalah bertauhid

“Anak manusia dilahirkan dalam keaadaan fitrah (bertauhid / mengakui Allah satu-satunya Tuhan). Orangtuanya yang menjadikan seorang kafir dari kalangan yahudi, nasrani atau majusi”. Maka tak bisa disangkal kalau tanggung jawab pendidikan paling utama adalah pendidikan dari orang tuanya”.

(ashabul muslimin dari hadits nabi)

90. Membongkar rahasia musuh / konspirasi

“Jika kau ingin membongkar rahasia musuh maka pelajari saja produk-produk buatan mereka maka kau akan temukan simbol-simbol idelologi / pemikiran mereka. Karena ibarat ”air hujan pasti jatuhnya kelaut juga”. Yaitu segala sesuatu yang manusia buat pasti susunannya tidak jauh dari dasar pemikiran pembuatnya”.

(Ashabul muslimin )






Friday, 11 May 2012

Mutiara Nasehat No. 71-80

بِسْÙ…ِ اللَّÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيمِ


Kata mutiara nasehat ini Terinspirasi dari mutiara Qur'an , hadits dan perkataan ulama. jika ada yang salah mohon dimaafkan yang sebesar-besarnya. Tujuan kami hanyalah semakin mempermudah pemahaman kita dalam mempelajari ajaran agama islam. semoga bermanfaat amiien.



71. Berdakwah dengan bahasa yang mudah dipahami

“Berdakwaklah (beri nasehat)  dengan cara yang paling mudah dipahami dan dimengerti oleh pendengar.

Karena nabi telah menganjurkan supaya “permudahlah jangan dipersulit”. Maka orang yang mempersulit orang lain justru dia sendiri yang akan tertimpa kesulitan”.

Islam mengajarkan kepada kebaikan. bukan sekedar hafalan dalil / amalan lisan  akan tetapi utamanya adalah amal dhohirnya (dipraktekan).

".dan ilmu satu jika dipraktekan akan berkembang jadi seribu".
".Maka tak usah menghafal seribu ilmu sebelum pandai mempraktekan ilmu satu. Karena satu saja belum bisa apalagi yang seribu". 

"Karena tak jarang orang pinter tapi keblinger (kebingungan) karena menghafal banyak ilmu namun otaknya keberatan sehingga bingung darimana yang mau diamalkan". Akhirnya banyak ilmu bukan menjadi solusi tapi menjadi beban pikiran".

(syair ashabul muslimin  dari hadits nabi)

72.  Menaati rasul = menaati Allah
 
“Barangsiapa menaati rasul artinya dia menaati Allah ta’ala. Maka sungguh buruk perbuatan orang yang suka “neko-neko” cari jalan sendiri (membuat amalan-amalan yang tidak dicontohkan rasulullah) karena bisa jadi setan yang jadi gurunya”.

(syair ashabul muslimin dari Mutiara ayat Qur’an)


73. Masalah pokok yang memasukan kedalam surga

Engkau harus menyembah Alloh dan jangan menyekutukan-Nya dengan apapun, mendirikan sholat, mengeluarkan zakat, berpuasa Ramadhan, dan haji ke Baitullah. Hal ini adalah pokok perkara besar yang dapat memasukkan manusia kedalam surga dan menjauhkan dari neraka. Tidak ada yang sulit (besar) bila Allah memudahkan. Maka bertawakalah kita kepada Allah semampunya”.

(ashabul muslimin)

74. Sami'na wa 'atho'na (dengarkan dan patuhilah)

“Allah membuat kewajiban untuk dipatuhi bukan untuk diingkari
, Allah membuat hukum untuk ditaati bukan untuk dilanggar,
Allah menghalalkan sesuatu karena kasih sayang maka janganlah berlebihan menggunakannya,
Allah mengharamkan sesuatu untuk dijauhi demi kemaslahatanmu maka jangan mencari alasan untuk menghalalkannya.
“Karena tidak ada seorangpun yang ingkar kepada Allah melainkan dia sedang berjalan menuju neraka jahanam bersama iblis sebagai dedengkotnya”.

(Ashabul muslimin dari hadits nabi)

75. Zuhud adalah kemuliaan

“Jika anda ingin dicintai Allah dan sesama manusia maka berzuhudlah (bersifat sederhana dan tidak berharap banyak dengan dunia)”. Ketauhilah bahwa dunia ini sementara dan akhirat kekal selamanya”.

(ashabul muslimin dari hadits nabi)

76. Hukum yang adil mengutamakan kebenaran

“hukuman yang disejutui karena hanya bersifat tuduhan maka akan banyak ditemukan ketidak adilan didalamnya. Karena itu janganlah menghukum seseorang tanpa bukti dan hendaklah yang dituduh bersumpah (tidak bersalah) bila memang benar tidak melakukan yang dituduhkan.”

“Ingatlah dosa yang terbebas dari hukuman dunia pasti konsekuensinya sangat berat diakhirat, karena itu jangan suka main sumpah atau main tuduh hanya untuk membela diri yang salah”.

(ashabul muslimin dari hadits nabi)


79. Membela kebenaran dan mencegah kebatilan

“salah satu kewajiban seorang muslim adalah mencegah kemungkaran dan menyerukan kebenaran. Maka cegahlah kemungkaran dengan tangan (berhasil mencegah kemungkaran itu), bila tidak mampu adalah dengan lisan (walaupun tidak berhasil mencegah kemungkaran itu), bila tidak mampu juga (takut) ingkarilah kemungkaran dengan hati, selain daripada itu maka sungguh dia mendapatkan dosa seperti pelaku kemungkaran karena telah membenarkan kemungkaran itu”.

(ashabul muslimin dari hadits nabi)

80. Takwa hanya ada dalam hati

“Taqwa itu letaknya dalam hati bukan dalam mulut atau penampilan. Oleh karena itu belum dikatakan benar-benar bertakwa bila seorang muslim masih gemar menyakiti sesamanya”.

(ashabul muslimin dari hadits nabi)